KOTA BANDUNG, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 26 September 2026, Pada tanggal 17 September 2026, Bank BJB dan PT MNC Finance secara resmi mengikatkan diri dalam sebuah perjanjian jual beli piutang yang meliputi piutang kendaraan bermotor dengan nilai total mencapai Rp100 miliar. Kesepakatan ini ditandatangani dalam sebuah acara yang berlangsung di Menara Bank BJB yang berlokasi di Bandung, menandai langkah signifikan dalam strategi ekspansi finansial kedua institusi tersebut.
Perjanjian ini berfungsi sebagai sarana bagi Bank BJB untuk memperluas portofolio pinjamannya melalui akuisisi piutang. Dengan akuisisi ini, Bank BJB berupaya meningkatkan likuiditas dan menyesuaikan diri dengan permintaan pasar kendaraan bermotor yang terus meningkat. Hal ini penting, mengingat tren pertumbuhan ekonomi yang mempengaruhi sektor otomotif dan keuangan.
Detail penting dari perjanjian tersebut termasuk durasi yang telah disepakati, di mana masa berlaku perjanjian ini ditetapkan berlangsung selama 12 bulan ke depan. Selama periode ini, Bank BJB dan PT MNC Finance akan bekerja sama dalam pengelolaan piutang, memastikan bahwa proses pengalihan dan pengelolaan tetap berjalan dengan lancar. Melalui kemitraan ini, diharapkan Bank BJB dapat memperkuat posisinya di industri perbankan, sekaligus memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh sektor keuangan melalui akuisisi piutang kendaraan.
Secara keseluruhan, langkah ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang baik bagi Bank BJB maupun PT MNC Finance, memperkuat hubungan kerja sama kedua pihak, serta memberikan nilai lebih bagi nasabah di segmen otomotif. Ke depan, model kerja sama semacam ini bisa menjadi acuan bagi lembaga keuangan lainnya dalam mengeksplorasi strategi pertumbuhan dan ekspansi yang inovatif.
Dalam upaya untuk memantapkan posisi di pasar finansial, Bank BJB mengimplementasikan strategi akuisisi piutang kendaraan sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan keterlibatan dalam ekosistem kredit kendaraan bermotor. Menurut Direktur Utama Bank BJB, Ayi Subarna, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan dengan nasabah melalui peningkatan produk dan pelayanan yang lebih profesional.
Tujuan utama dari akuisisi ini adalah untuk memperluas jangkauan dan kapasitas penawaran kredit kendaraan, yang diharapkan akan mendatangkan manfaat bagi bank serta nasabahnya. Dengan mengakuisisi piutang kendaraan, Bank BJB dapat merampingkan proses penyediaan kredit, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi operasional dan menurunkan risiko. Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang bank untuk menjadi lembaga keuangan terkemuka dalam memberikan pelayanan kredit yang aman dan terjangkau.
Lebih dari itu, langkah strategis ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat akan aksesibilitas dalam kepemilikan kendaraan bermotor. Dengan merangkul lebih banyak peminjam melalui skema kredit yang lebih fleksibel, Bank BJB diharapkan dapat mengontribusikan pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendukung sektor transportasi yang vital. Selain itu, pencapaian tujuan ini juga berkontribusi pada kepuasan nasabah, karena mereka akan dihadapkan pada pilihan yang lebih variatif dan proses yang lebih mudah dalam mendapatkan kredit.
Secara keseluruhan, akuisisi piutang kendaraan ini menjadi langkah strategis yang integral dalam agenda Bank BJB untuk tumbuh dan berinovasi. Dengan mengedepankan pelayanan yang profesional dan responsif, bank ini tidak hanya berkomitmen untuk meningkatkan kepuasan nasabah, tetapi juga untuk memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif.
Kemitraan Bank BJB dan MNC Finance telah dimulai pada tahun 2017. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat layanan pembiayaan bagi nasabah dan turut serta dalam menunjang pertumbuhan sektor otomotif di Indonesia. Sejak awal kerjasama, kedua perusahaan telah berkomitmen untuk menawarkan produk finansial yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga memberikan manfaat yang optimal kepada pelanggan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kerjasama ini menghasilkan berbagai skema pembiayaan yang saling menguntungkan. MNC Finance, sebagai penyedia jasa keuangan yang terkemuka, telah memainkan peranan penting dalam pengembangan produk pembiayaan kendaraan bermotor yang lebih fleksibel dan mudah diakses oleh masyarakat. Sementara itu, Bank BJB sebagai lembaga keuangan lokal mendukung kemitraan ini dengan menawarkan pada nasabah berupa pinjaman yang memiliki suku bunga yang kompetitif serta persyaratan yang sederhana.
Hasil dari kemitraan ini cukup signifikan. Hingga saat ini, jumlah total akumulasi kerjasama Bank BJB dan MNC Finance telah mencapai Rp556 miliar. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang positif dan menunjukkan tingginya permintaan untuk produk pembiayaan kendaraan di pasar. Masyarakat telah memberikan respons yang baik terhadap penawaran-penawaran yang ada, yang pada gilirannya membuka jalan bagi kedua institusi keuangan untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan layanan mereka di bidang pembiayaan.
Kerjasama ini tidak hanya terbatas pada pembiayaan kendaraan, tetapi juga mencakup berbagai program pelatihan dan peminatan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di kedua entitas. Dengan sinergi ini, diharapkan bahwa Bank BJB dan MNC Finance dapat menciptakan layanan yang lebih efisien dan efisien yang memenuhi ekspektasi masyarakat
MNC Finance, sebagai salah satu lembaga keuangan yang terkemuka di Indonesia, memiliki peran penting dalam pengelolaan pendanaan dan layanan yang disediakan kepada nasabahnya. Dengan adanya kerjasama strategis MNC Finance dan Bank BJB yang telah berlangsung, dampak yang diharapkan adalah peningkatan yang signifikan dalam layanan keuangan yang dapat diberikan oleh MNC Finance. Kerjasama ini memungkinkan adanya akses lebih luas terhadap sumber pendanaan yang Reliabel dan berkelanjutan yang dibutuhkan dalam pengelolaan piutang kendaraan.
Dengan 43 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, MNC Finance dapat memanfaatkan jaringan yang telah terbangun untuk menjangkau lebih banyak nasabah serta memberikan layanan yang lebih baik. Kolaborasi dengan Bank BJB, yang dikenal memiliki kekuatan dalam pengelolaan simpanan, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan MNC Finance dalam menawarkan produk layanan keuangan. Hal ini terlihat dalam pengelolaan simpanan yang kini mencakup lebih dari Rp128 miliar, menunjukkan betapa signifikan dan efektifnya kerjasama ini dalam memacukan pertumbuhan kedua belah pihak.
Lebih lanjut, penguatan posisi finansial yang diperoleh dari kerjasama ini memungkinkan MNC Finance untuk melakukan pengembangan produk dan layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, penawaran kredit kendaraan yang lebih kompetitif dan layanan pengelolaan finansial lainnya. Dengan kelancaran dalam pengelolaan piutang kendaraan, nasabah pun akan mendapatkan layanan yang lebih cepat dan efisien, meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Dengan demikian, dampak dari kerjasama ini jelas terlihat melalui peningkatan layanan yang terbuka bagi MNC Finance dan Bank BJB. Efisiensi operasional yang diperoleh dari pendanaan yang solid serta jaringan luas akan memberikan manfaat yang tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat yang dilayani dalam hal akses terhadap layanan keuangan yang lebih baik.













