Berita  

Bersama 1.500 Ojol, Rano Alfath Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Solidaritas

Bersama 1.500 Ojol, Rano Alfath Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Solidaritas

TANGERANG — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Moh. Rano Alfath, S.H., M.H., menggelar Gebyar HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bersama ribuan pengemudi ojek online di Taman Makam Pahlawan Arya Wangsakara, Kampung Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus wujud kepedulian terhadap para pengemudi ojek online yang setiap hari bekerja di jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Mengusung semangat “Salam Satu Aspal”, rangkaian kegiatan meliputi pasar murah atau tebus murah sembako untuk 1.500 pengemudi ojol, layanan ganti oli gratis dengan kuota terbatas, pembagian makanan gratis dari gerobak UMKM, serta pengundian berbagai hadiah.

Tiga unit sepeda motor disiapkan sebagai hadiah utama. Selain itu, tersedia pula beragam hadiah kebutuhan rumah tangga, antara lain televisi, mesin cuci, kipas angin, rice cooker, setrika listrik, power bank, dan hadiah menarik lainnya.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Apel Siaga Ambulans MRA sebagai bentuk penguatan pelayanan sosial dan kesiapsiagaan kemanusiaan bagi masyarakat.

Sebelum membuka rangkaian Gebyar HUT RI, Rano bersama istri terlebih dahulu berziarah dan memanjatkan doa di makam Raden Arya Wangsakara. Kedatangan mereka disambut melalui prosesi pengalungan kain batik khas Banten, pemasangan ikat kepala, serta pengalungan bunga. Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa Raden Arya Wangsakara sebagai tokoh pendiri Tangerang sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan yang dirayakan hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu.

Dalam sambutannya, Rano menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan momentum untuk mendekatkan diri, mendengar aspirasi, dan berbagi kebahagiaan bersama para pengemudi ojek online.

“Bagi saya, sahabat-sahabat ojol adalah pejuang nafkah keluarga. Setiap hari mereka bekerja di tengah panas, hujan, kemacetan, dan berbagai risiko di jalan. Karena itu, peringatan kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan yang menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat secara langsung,” ujar Rano.

Rano berharap pasar murah, layanan ganti oli, makanan gratis, dan berbagai hadiah yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan para pengemudi beserta keluarganya.

“Semoga sedikit rezeki yang diterima hari ini menjadi berkah dan dapat membantu meringankan beban para pejuang nafkah keluarga. Nilainya mungkin tidak mampu menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami ingin sahabat-sahabat ojol mengetahui bahwa perjuangan mereka dilihat, didengar, dan dihargai,” katanya.

Rano juga mengaku terharu menyaksikan kuatnya solidaritas dan kekompakan yang terbangun di antara para pengemudi ojek online. Menurutnya, para pengemudi tidak hanya hadir untuk memperoleh manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga memperlihatkan kepedulian yang tulus terhadap rekan-rekan mereka.

“Kekompakan sahabat-sahabat ojol sungguh luar biasa. Mereka saling mendukung, saling menyemangati, dan sangat suportif satu sama lain. Bahkan, ada yang dengan tulus meminta agar bantuan yang seharusnya diterimanya diberikan kepada temannya yang dinilai lebih membutuhkan. Sikap seperti ini sangat menyentuh dan menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup kuat di tengah komunitas ojol,” ungkap Rano.

Ia menilai solidaritas tersebut merupakan cerminan nyata semangat kemerdekaan dan nilai persaudaraan yang harus terus dijaga. Di tengah berbagai tekanan ekonomi dan tantangan pekerjaan di jalan, para pengemudi tetap mampu menunjukkan empati serta kepedulian kepada sesama.

“Mereka sama-sama bekerja keras dan menghadapi tantangan yang tidak ringan, tetapi masih memikirkan kondisi rekannya. Ini adalah teladan tentang persaudaraan, keikhlasan, dan semangat untuk tidak meninggalkan satu sama lain. Negara dan seluruh pemangku kepentingan sudah sepatutnya membalas solidaritas itu dengan perlindungan serta kebijakan yang semakin berpihak kepada kesejahteraan para pengemudi,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Rano turut menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, kepada seluruh pengemudi ojek online yang hadir. Menurutnya, Muhaimin memberikan perhatian terhadap keberadaan pekerja sektor transportasi berbasis aplikasi yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar, menitipkan salam hangat untuk seluruh sahabat ojol. Beliau berharap para pengemudi selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran rezeki, serta perlindungan yang semakin baik dalam menjalankan pekerjaan,” tutur Rano.

Selain itu, Rano menyampaikan pesan dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengenai perjuangan untuk menciptakan pembagian pendapatan yang lebih adil bagi pengemudi ojek online.

Rano mengatakan, aspirasi agar pengemudi dapat memperoleh hingga 92 persen dari pendapatan perjalanan akan terus diperjuangkan. Hal tersebut dinilai penting agar kemajuan industri transportasi digital berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan para pengemudi sebagai mitra yang berada di garis depan pelayanan.

“Saya juga menerima pesan dari Bapak Sufmi Dasco Ahmad. Beliau menyampaikan komitmennya untuk ikut memperjuangkan agar sahabat-sahabat ojol memperoleh porsi pendapatan yang lebih adil, yakni hingga 92 persen, sehingga hasil kerja keras para pengemudi benar-benar memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarganya,” jelas Rano.

Di tengah kegiatan, Sufmi Dasco Ahmad turut menyapa para pengemudi melalui sambungan panggilan video. Dalam komunikasi tersebut, turut dibahas upaya membuka akses program beasiswa pendidikan bagi anak-anak pengemudi ojek online.

Menurut Rano, perhatian terhadap pendidikan anak-anak pengemudi sangat penting karena kesejahteraan keluarga tidak hanya berkaitan dengan pendapatan hari ini, tetapi juga kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Tadi melalui video call, Pak Dasco juga menyampaikan perhatian terhadap pendidikan anak-anak sahabat ojol. Kami ingin mendorong agar mereka memperoleh akses terhadap program beasiswa sekolah. Orang tuanya sudah berjuang keras di jalan, maka kita juga harus ikut memperjuangkan agar anak-anak mereka dapat belajar, tumbuh, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Rano menegaskan bahwa aspirasi para pengemudi ojol mengenai pembagian pendapatan, perlindungan kerja, keselamatan, jaminan sosial, dan pendidikan keluarga harus terus dikawal melalui dialog bersama pemerintah, DPR, perusahaan aplikasi, serta perwakilan komunitas pengemudi.

“Kedekatan dengan sahabat ojol tidak boleh berhenti dalam kegiatan seremonial. Silaturahmi hari ini harus dilanjutkan dengan perjuangan kebijakan yang konkret. Mereka membutuhkan perlindungan, kepastian, dan hubungan kemitraan yang lebih adil,” tegas legislator asal Daerah Pemilihan Banten III tersebut.

Melalui Gebyar HUT RI ke-81 ini, Rano berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang menjadi bagian penting dari kehidupan perkotaan dan pergerakan ekonomi rakyat.

“Kemerdekaan harus menghadirkan rasa saling menjaga dan semangat untuk tidak meninggalkan siapa pun. Hari ini kita bersilaturahmi, berbagi rezeki, minum kopi bersama, dan merayakan Indonesia sebagai satu keluarga besar. Terima kasih atas kerja keras seluruh sahabat ojol. Tetap sehat, tetap semangat, dan selalu berhati-hati di jalan. Salam satu aspal,” pungkas Rano. (***)

Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *