SUKABUMI, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 19 September 2026, Pada hari Jumat, 18 September 2026, dunia musik Indonesia dikejutkan oleh berita duka yang mendalam. Aries Garasi, salah satu drummer yang paling berpengaruh di industri musik tanah air, telah berpulang pada usia 44 tahun. Kabar kematiannya disampaikan oleh Ai Ratna, vokalis band Garasi, melalui unggahan di media sosial, yang mencerminkan kesedihan dan kehilangan mendalam dari rekan-rekan musisi serta penggemar.
Aries Garasi dikenal sebagai salah satu pionir dalam dunia musik rock Indonesia, berkontribusi tidak hanya sebagai pemukul drum, tetapi juga sebagai sosok yang menginspirasi banyak musisi muda. Sepanjang kariernya, ia berperan penting dalam berbagai proyek musik, menampilkan talenta luar biasa dan dedikasi yang tak terbantahkan. Karya-karyanya bersama band Garasi telah meninggalkan jejak yang signifikan di hati para penggemar musik di seluruh Indonesia.
Pemakaman Aries dilakukan di TPU Depok pada hari berikutnya. Serangkaian upacara yang dihadiri oleh banyak kolega, teman, dan penggemar menunjukkan betapa besar pengaruh yang dimilikinya. Kehangatan dan pujian mengalir dari berbagai kalangan, memperlihatkan bahwa Aries tidak hanya telah menciptakan musik, tetapi juga telah menjalin hubungan erat dengan orang-orang di sekelilingnya. Kepergian Aries Garasi merupakan kehilangan besar bagi industri musik Indonesia, di mana warisannya akan terus dikenang dalam setiap nada yang ia ciptakan.
Aries Budiman, yang lebih dikenal dalam dunia musik sebagai Aries Garasi, lahir pada 31 Maret 1982 di Sukabumi. Sejak usia muda, Aries menunjukkan bakatnya dalam musik, terutama dalam memainkan drum. Keahliannya membuatnya terlibat dalam berbagai kompetisi musik di tingkat daerah, di mana ia mulai mendapatkan perhatian. Niatnya untuk mengejar karir musik membuat Aries berpartisipasi dalam kompetisi yang lebih besar, dan perjalanannya semakin digembleng melalui berbagai pengalaman di panggung.
Setelah melalui banyak proses dan tantangan, Aries Garasi berhasil meraih predikat drummer terbaik dalam beberapa kompetisi besar di Indonesia. Penghargaan tersebut tidak hanya memberikan pengakuan atas talenta dan kerja kerasnya, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi karirnya. Aries mulai tampil di berbagai festival musik dan acara besar di seluruh Indonesia, berkolaborasi dengan musisi-musisi terkemuka dan dikenal luas oleh masyarakat.
Karir Aries tidak hanya terbatas pada penampilan sebagai drummer; ia juga telah berkontribusi dalam pembuatan lagu dan produksi album. Dengan kemampuannya dalam memainkan alat musik lain dan mendalami aspek teknis rekaman, Aries ikut berperan dalam mengembangkan sound dari berbagai proyek musik yang ia ikuti. Pengalamannya yang beragam membuatnya menjadi sosok yang dihormati dalam industri musik tanah air.
Aries Garasi terus berusaha memperbaiki kemampuannya dan berinovasi dalam setiap penampilannya. Dedikasinya terhadap musik turut menjadi inspirasi bagi generasi muda, yang ingin mengikuti jejaknya. Melalui kerja keras dan komitmen untuk selalu belajar dan beradaptasi, Aries telah menempatkan dirinya dalam posisi yang disegani di kancah musik Indonesia.
Aries Garasi, seorang drummer yang dikenal dalam industri musik Indonesia, mencapai puncak karirnya saat terlibat dalam proyek film berjudul "Garasi" pada pertengahan tahun 2000-an. Film ini bukan hanya sekedar album namun juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan karirnya. Dalam film "Garasi", Aries berkolaborasi dengan Fedi Nuril dan Ai Ratna yang turut membintangi film ini. Keterlibatan mereka bertiga adalah langkah awal terbentuknya band Garasi, yang selanjutnya berhasil mencuri perhatian banyak penggemar musik tanah air.
Keahlian Aries dalam bermain drum memberikan nuansa yang autentik, baik di dalam film maupun dalam penampilan band. Perannya tidak hanya sebatas aktor, namun juga bertransformasi sebagai musisi yang menjadikan film tersebut lebih berwarna. Penampilannya sebagai drummer telah memperlihatkan bakatnya yang mumpuni dan dalam hal ini menunjukkan bagaimana perpaduan seni peran dan musik dapat menciptakan kesan yang mendalam. Band Garasi yang terbentuk setelah film ini pun mengusung semangat yang sama, menghadirkan musik yang segar dan relevan dengan kondisi budaya musik Indonesia saat itu.
Keberadaan band Garasi sebagai kelanjutan dari proyek film memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan musik di Indonesia. Diskografi mereka sejalan dengan posisi Aries sebagai drummer yang membawa energi dan ritme yang khas. Film ini secara efektif menjadi jembatan bagi Aries dan anggota lainnya untuk memperkenalkan karya-karya mereka lebih luas lagi. Keterlibatan Aries sebagai drummer sekaligus aktor telah menjadikannya sosok ikonik dalam sejarah musik tanah air, dimana kontribusinya tidak hanya terpatok pada satu bidang, melainkan meluas hingga ke aspek seni dan budaya lainnya.
Kepergian Aries Garasi telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam dunia musik Indonesia. Ia bukan sekadar seorang drummer, tetapi juga seorang kreator yang berhasil membawa band Garasi pada puncak popularitas. Sejak awal kemunculannya, Garasi telah menjadi salah satu ikon musik alternatif di Indonesia, dan Aries berkontribusi secara signifikan dalam formasi serta karakter musik yang diusung oleh band ini.
Aries Garasi dikenal dengan gaya permainan drum yang energik dan inovatif, memberi nuansa berbeda dalam setiap lagu yang dihasilkan. Karya-karya seperti "Malam Terakhir" dan "Tinggalkan Saja" menjadi bukti nyata akan dedikasinya dalam menciptakan ritme yang tak hanya menghibur tetapi juga menyampaikan pesan yang kuat. Melalui akar musik yang kokoh, Aries berhasil menjembatani generasi lama dan baru, menjadikan Garasi sebagai referensi penting bagi para musisi muda yang ingin mendalami genre alternatif.
Pentingnya peran Aries dalam sejarah musik Indonesia tidak dapat dipandang sebelah mata. Dia berkontribusi tidak hanya di level teknis sebagai seorang drummer, tetapi juga menanamkan semangat kolaborasi di anggota band. Kerap kali, ia berperan aktif dalam penulisan lagu dan pengembangan aransemen, menunjukkan bahwa kehadirannya lebih dari sekadar mengisi tempo lagu. Karya dan kontribusinya akan terus dikenang, terutama bagi generasi yang terinspirasi oleh semangat dan dedikasi yang ditawarkannya. Warisan musikal yang ditinggalkan oleh Aries Garasi akan selalu menjadi bagian penting dari identitas musik Indonesia yang kaya dan beragam.






