Depi mengalami kendala finansial akibat dana pengembalian (refund) tiket penerbangan sebelumnya belum dapat digunakan, sehingga ia tidak dapat membeli tiket lanjutan maupun mencari tempat beristirahat yang layak untuk anaknya yang sedang sakit," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa. Jakarta (ANTARA) – Personel Polresta Bandara Soekarno-Hatta memberikan bantuan dan pendampingan medis kepada seorang ibu, Depi Sihite (30), serta balitanya yang mengalami demam akibat terkendala perjalanan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Keterangan yang tercatat menyebut Kami berharap masyarakat yang membutuhkan bantuan tidak ragu untuk menyampaikan kepada petugas di lapangan, sehingga dapat segera diberikan pendampingan sesuai kebutuhan," ujar Wisnu.
Data lain dalam laporan menunjukkan Wisnu menerangkan petugas kemudian membawa Depi dan balitanya ke Polsubsektor Terminal 2 untuk mendapat perlindungan awal. Personel kepolisian juga mendampingi seluruh proses administrasi dan keberangkatan mereka dari Terminal 2. BMKG: 8 bandara telah aman dari paparan abu vulkanik Anak Krakatau Bandara Soetta layani 324 penerbangan setelah penutupan operasional Bandara Soetta hingga Halim kembali layani penerbangan hari ini Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol. Wisnu Wardana menjelaskan bantuan tersebut diberikan setelah petugas mendapati Depi dan anaknya tertahan di area bandara. Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polresta Bandara Soekarno-Hatta langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap sang anak, sementara jajaran Polwan memberikan pendampingan serta berkoordinasi untuk mencari solusi perjalanan," ucap Wisnu. Wisnu juga menegaskan pelayanan kepolisian di kawasan objek vital nasional tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan keamanan, melainkan juga aksi kemanusiaan. Ketika mengetahui ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, anggota berupaya hadir memberikan pendampingan dan mencari solusi terbaik.
Hal utama yang kami pastikan adalah kondisi anak mendapat perhatian medis serta ibu tersebut tidak menghadapi situasi ini sendirian," katanya. Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, petugas berhasil memfasilitasi tiket penerbangan lanjutan bagi Depi dan anaknya menuju Bandara Silangit, Sumatera Utara. Wisnu mengingatkan bahwa kawasan bandara merupakan ruang pelayanan publik yang ramah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.













