Kabupaten Lombok Tengah | Soto ayam Boyolali menjadi salah satu hidangan yang paling diminati pembalap dan ofisial tim selama penyelenggaraan Grand Prix Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Popularitas makanan tradisional tersebut terlihat di area paddock, ketika sejumlah anggota tim memilih menu berkuah itu di sela-sela agenda balapan, persiapan teknis, dan kegiatan resmi lainnya. Informasi mengenai pilihan kuliner tersebut dilaporkan pada Minggu (11/10), bertepatan dengan berlangsungnya rangkaian kompetisi kelas Moto2, Moto3, dan MotoGP.
Kehadiran soto ayam di tengah gelaran balap motor kelas dunia memperlihatkan bagaimana sajian lokal dapat menarik perhatian dalam lingkungan internasional. Kuah kaldu yang hangat, suwiran ayam, serta pelengkap seperti nasi, telur, dan sayuran menjadikan hidangan ini mudah dinikmati sebelum maupun setelah aktivitas di lintasan. Cita rasa yang akrab bagi masyarakat Indonesia juga memberikan kesempatan bagi para tamu dari berbagai negara untuk mengenal salah satu kekayaan kuliner daerah.
Meski menjadi menu yang banyak diminati, soto ayam bukan berarti menjadi pilihan seluruh pembalap, ofisial, atau pengunjung di kawasan sirkuit. Setiap orang tetap memiliki preferensi makanan masing-masing selama mengikuti agenda Grand Prix Indonesia 2026. Namun, tingginya minat terhadap soto ayam Boyolali menempatkan hidangan tersebut sebagai salah satu sajian yang menonjol di paddock. Momen ini sekaligus memperkuat kehadiran kuliner Nusantara dalam perhelatan olahraga internasional yang mempertemukan peserta dan penonton dari berbagai latar belakang.
Suasana di tenan khusus Soto Boyolali (SSB) Hj Hesti di dalam Paddock Cafe tampak ramai sepanjang akhir pekan balapan MotoGP Indonesia 2026. Lapak tersebut menjadi salah satu tempat yang banyak didatangi pembalap dan ofisial ketika mereka berada di area paddock. Kehadiran pelanggan dari berbagai latar belakang membuat tenan ini terlihat aktif, terutama saat permintaan terhadap soto ayam meningkat dalam dua hari terakhir.
Hesti, pemilik tenan SSB Hj Hesti, menyebut lonjakan permintaan itu terasa cukup tajam. Pada Sabtu, penjualan soto ayam bahkan mencapai lebih dari 200 porsi. Catatan tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap hidangan yang disajikan di lapaknya selama rangkaian akhir pekan balapan berlangsung.
SSB Hj Hesti menyediakan pilihan soto sapi selain soto ayam. Namun, soto ayam tetap menjadi menu yang paling banyak dipilih pelanggan. Minat tersebut datang bukan hanya dari pelanggan lokal, tetapi juga dari pelanggan internasional yang mendatangi tenan di Paddock Cafe.
Ramainya pesanan menjadikan lapak Soto Boyolali Hj Hesti salah satu titik kuliner yang menarik perhatian di lingkungan paddock. Pembalap dan ofisial yang datang turut memperlihatkan bahwa hidangan lokal dapat diterima oleh pengunjung dengan latar belakang yang beragam. Di tengah kegiatan balapan yang padat, soto ayam menjadi pilihan utama pelanggan SSB Hj Hesti selama dua hari terakhir, dengan penjualan pada Sabtu menembus lebih dari 200 porsi.
Lapak Soto Ayam Boyolali di area paddock MotoGP Indonesia 2026 tidak hanya menawarkan semangkuk soto. Pengunjung dapat memilih sejumlah menu pendamping yang melengkapi hidangan utama, lain sosis Solo, tempe mendoan, telur puyuh, dan sate paru. Ragam pilihan tersebut membuat pelanggan dapat menyesuaikan sajian sesuai selera, baik untuk dinikmati bersama soto maupun sebagai camilan tersendiri di sela aktivitas balapan.
Di menu pendamping yang tersedia, sate kulit ayam menjadi salah satu yang paling banyak mendapat perhatian. Sejumlah pembeli bahkan membungkus sate kulit ayam untuk dibawa ke ruang ganti pembalap dan garasi tim. Pilihan tersebut menunjukkan bahwa hidangan dari lapak ini tidak hanya dinikmati oleh penonton atau pekerja di sekitar sirkuit, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman kuliner para pelaku balap yang beraktivitas di paddock.
Dua pembalap Indonesia, Veda Pratama dan Mario Suryo Aji, juga beberapa kali tercatat menjadi pelanggan. Kehadiran mereka menambah perhatian terhadap lapak tersebut, terutama karena soto dan menu pendampingnya dapat dinikmati dalam suasana yang praktis di tengah jadwal kegiatan yang padat. Pesanan untuk dibawa ke area kerja tim turut memperlihatkan bagaimana hidangan lokal dapat menjangkau berbagai bagian paddock.
Apresiasi juga datang dari Pietro Baroni, salah satu ofisial tim Moto2. Ia menyukai soto ayam tersebut karena rasanya enak dan membuat ketagihan. Selain cita rasanya, Baroni menilai penyajiannya memiliki standar kebersihan yang baik. Penilaian itu menegaskan bahwa daya tarik lapak tidak hanya terletak pada pilihan menu pendamping, tetapi juga pada kualitas penyajian yang membuat hidangan tradisional Indonesia dapat diterima dengan baik di lingkungan internasional MotoGP.
Tenan kuliner yang menyajikan soto ayam Boyolali di Paddock Cafe by Mandiri beroperasi selama tiga hari, yakni sejak Jumat (9/10) hingga Minggu (11/10). Jam layanan mengikuti jadwal yang ditetapkan penyelenggara, mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WITA setiap hari. Waktu operasional tersebut memungkinkan hidangan tersedia sejak pagi hingga menjelang petang, menyesuaikan aktivitas para pengguna fasilitas di kawasan paddock.
Meski demikian, keberadaan lapak soto ini tidak berarti seluruh pengunjung dapat mengaksesnya secara bebas. Paddock Cafe merupakan fasilitas dengan akses terbatas yang diperuntukkan bagi pembalap, ofisial tim, jurnalis, serta tamu undangan. Area tersebut memiliki ketentuan masuk tersendiri dan berada di luar zona yang dapat dimasuki penonton umum.
Dengan ketentuan itu, kesempatan untuk menikmati soto ayam Boyolali di Paddock Cafe bergantung pada status akses masing-masing tamu. Penonton yang hadir di area publik tidak dapat mendatangi lokasi tenan secara langsung, meskipun hidangan tersebut menjadi salah satu sajian kuliner yang menarik perhatian selama penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.
Pembatasan akses diterapkan untuk menjaga fungsi Paddock Cafe sebagai ruang layanan dan pertemuan bagi pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan kegiatan di area paddock. Karena itu, informasi mengenai jadwal buka perlu dipahami bersama dengan ketentuan akses lokasinya. Tenan hanya melayani pengunjung yang memiliki izin masuk sesuai aturan penyelenggara, bukan masyarakat umum yang berada di tribun atau area penonton.
Selama periode operasional tersebut, soto ayam Boyolali menjadi bagian dari layanan kuliner terbatas di Paddock Cafe by Mandiri. Penyajiannya memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada kalangan yang berada di area khusus, sekaligus menegaskan bahwa akses terhadap hidangan ini mengikuti regulasi fasilitas, jadwal, dan identitas pengunjung yang telah ditentukan.






