Jika ditemukan, airnya cenderung asin dan tidak layak dikonsumsi

Jika ditemukan, airnya cenderung asin dan tidak layak dikonsumsi

Sumenep | Bertahun-tahun Krisis Air Bersih, Warga Pulau Tonduk Sumenep Beli Air Setiap Hari SUMENEP, Warga Pulau Tonduk, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kesulitan mendapatkan air bersih sepanjang tahun. Jika ditemukan, airnya cenderung asin dan tidak layak dikonsumsi. Ketiadaan sumber mata air memaksa warga membeli air dari daratan Pulau Raas seharga Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per jeriken berkapasitas 25 liter.

Keterangan yang tercatat menyebut Rencana, menurut dia, Baznas akan menyediakan air bersih. Insya Allah dalam waktu dekat," ungkap Fikri.

Data lain dalam laporan menunjukkan Camat Raas, Achmad Fikri, mengatakan bahwa krisis air bersih di Pulau Tonduk bukan hanya terjadi saat musim kemarau, melainkan berlangsung bertahun-tahun karena kondisi alam. Sebenarnya kalau bicara kekeringan, sepanjang tahun. Jadi mengangkut (air) memang dari darat (Pulau Raas)," kata Fikri kepada di Sumenep, Sabtu (10/10/2026). 9 Nelayan Asal Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit Menurut Fikri, penelitian yang pernah dilakukan kementerian menunjukkan bahwa sumber air tanah di pulau tersebut sulit dijangkau. Jika ada, itu kisaran kedalamannya di atas 200 meter.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Karena air bersihnya di sana tidak ada sama sekali. Sudah pernah diteliti dari kementerian, (sumber) airnya memang tidak ada. Ada sumur ini tapi asin itu," ujarnya. Biaya angkutnya dengan beli daratannya. Itu biaya beli air dan angkut perahunya itu.

Fikri mengatakan, pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Akibatnya, warga harus mengeluarkan biaya setiap hari untuk membeli air sekaligus membayar ongkos pengangkutan menggunakan perahu. Iya, setiap hari beli ke daratan (pulau Raas). Satu jerigen Rp 10.000 sampai Rp 12.000. Jeriken yang 25 liter itu," ungkapnya. Kekeringan Meluas di Kepulauan Sumenep, Kemarau Disebut Lebih Panjang Pulau Tonduk berada di sebelah timur Pulau Raas. Pulau kecil dengan panjang sekitar 7 kilometer dan lebar 2 kilometer ini dikenal sebagai Pulau Putri karena mayoritas penduduknya perempuan. Jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 jiwa. Sebagian besar laki-laki bekerja sebagai nelayan yang melaut hingga berbulan-bulan. Sementara itu, perempuan mencari rumput laut, teripang, dan membuat kerajinan dari kerang untuk menopang ekonomi keluarga. Kemarin kami sudah ke BPBD Sumenep, koordinasi itu, ke Baznas, Insya Allah akan segera dibantu," katanya. Sedangkan BPBD menyiapkan peralatan pendukung. Namun, pengangkutan menjadi tantangan karena kapasitas muatan kapal terbatas. Nanti air bersihnya dari Baznas, peralatannya dari BPBD. Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.