JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026, Pada tanggal 1 Oktober, Pertamina menyelenggarakan upacara yang terfokus pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan ini diadakan di kantor pusat Pertamina di Jakarta serta secara simultan di wilayah operasional Geothermal Energy (PGE) yang terletak di Kamojang, Bandung. Peringatan ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan juga merupakan momentum untuk menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila.
Tema yang diusung dalam peringatan ini selaras dengan semangat Pancasila, yaitu menekankan pentingnya integritas, keberagaman, dan semangat gotong royong sebagai landasan dalam setiap langkah yang diambil oleh Pertamina. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek operasional, Pertamina berupaya untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan energi nasional sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar.
Melalui pelaksanaan upacara ini, Pertamina menunjukkan dedikasinya untuk meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai Pancasila di kalangan karyawan serta masyarakat luas. Dalam acara tersebut, para pemimpin perusahaan menyampaikan pesan-pesan motivasi yang menggugah semangat agar semua pihak, terutama karyawan, dapat menghayati dan menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, harapan besar diwujudkan agar Pertamina tidak hanya menjadi perusahaan energi yang maju, tetapi juga menjadi contoh dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memiliki nilai-nilai yang luhur yang harus diinternalisasi dalam setiap lingkungan kerja, khususnya di perusahaan seperti Pertamina. Dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, para pemimpin Pertamina mengingatkan karyawan tentang pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas sehari-hari. Nilai-nilai tersebut meliputi ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, serta keadilan sosial, yang menjadi landasan bagi etika kerja dan sikap profesionalisme setiap individu.
Melaksanakan nilai-nilai Pancasila di tempat kerja tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi organisasi secara keseluruhan. Energi nasional yang dikelola dan disuplai oleh Pertamina sangat penting bagi keberlangsungan perekonomian negara. Oleh karena itu, setiap karyawan diharapkan untuk memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya dalam menjaga dan memajukan perusahaan. Penghargaan terhadap keragaman dan nilai kemanusiaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, sehingga produktivitas dan kinerja dapat meningkat.
Implementasi nilai-nilai Pancasila juga secara langsung berkontribusi pada penciptaan budaya kerja yang positif. Ketika karyawan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, terjadi peningkatan rasa saling menghormati dan kerja sama dalam tim. Lingkungan kerja yang sehat dan kondusif adalah tempat di mana inovasi dan kreativitas berkembang, dengan karyawan merasa aman untuk menyampaikan ide dan pendapat. Ini pada gilirannya akan memperkuat komitmen Pertamina terhadap energi nasional dan visi besar untuk menjadi perusahaan energi terkemuka.
Oleh karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sekadar ritual, tetapi menjadi momen refleksi bagi setiap individu di Pertamina. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek tugas dan tanggung jawab, karyawan tidak hanya menjalankan pekerjaannya, tetapi juga turut berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, memberikan pesan yang menggarisbawahi pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Simon mengajak seluruh jajaran Pertamina untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengimplementasikan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila dalam setiap aspek pekerjaan mereka. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan dalam konteks nasional, namun juga harus menjadi pedoman dalam menjalankan bisnis sektor energi yang mendukung kemajuan bangsa.
Simon menekankan bahwa setiap individu di lingkungan Pertamina harus senantiasa waspada terhadap ancaman yang dapat merusak ideologi bangsa. Dalam konteks ini, ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini memerlukan kesadaran dan kesiapsiagaan yang tinggi dari semua pihak. Terlebih, sebagai perusahaan yang berperan penting dalam penyediaan energi nasional, Pertamina memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan tindakannya berlandaskan pada Pancasila, sehingga dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Simon menggarisbawahi komitmen Pertamina untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia percaya bahwa kerja keras dan dedikasi tim Pertamina tidak hanya akan mendorong keberhasilan perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran nasional. Dalam pembicaraannya, ia mengajak seluruh pegawai untuk selalu mengingat pentingnya integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Melalui pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila, diharapkan Pertamina dapat terus menjadi penopang bagi kebangkitan energi nasional dan berkontribusi secara positif terhadap pembangunan bangsa.
Pertamina, sebagai perusahaan energi terkemuka di Indonesia, memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menekankan bahwa momen ini bukan hanya sekadar perayaan, melainkan juga sebagai pengingat akan tanggung jawab yang diemban oleh perusahaan dalam menyediakan energi yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Komitmen Pertamina terhadap ketahanan energi nasional tercermin dalam berbagai inisiatif yang dicanangkan perusahaan. Pertamina tidak hanya berfokus pada produksi dan distribusi energi, tetapi juga berupaya untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini termasuk penyediaan energi fosil yang efisien, serta pengembangan sumber energi terbarukan untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Salah satu langkah konkret yang diambil oleh Pertamina adalah mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kemandirian energi nasional. Dalam hal ini, Pertamina aktif terlibat dalam proyek-proyek yang mengedepankan keberlanjutan dan efisiensi energi. Selain itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu masyarakat di sekitar area operasi, sehingga dampak positif dari kegiatan Pertamina dapat dirasakan lebih luas.
Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pemicu bagi Pertamina untuk terus berjuang dalam memperkuat komitmen terhadap pengelolaan sumber daya energi yang ada. Komitmen ini sangat penting untuk menghadapi tantangan global di bidang energi, termasuk perubahan iklim dan ketidakpastian pasar. Pertamina siap berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap dapat menyediakan energi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.







