JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Mulai Oktober 2026, WhatsApp tidak lagi dapat digunakan pada ponsel Android yang menjalankan sistem operasi di bawah Android 6.0. Kebijakan ini secara langsung berdampak pada perangkat yang masih memakai Android 5.0 maupun Android 5.1. Pengguna dengan versi sistem tersebut tidak dapat terus mengandalkan aplikasi untuk mengirim pesan, menerima panggilan, atau mengakses layanan WhatsApp setelah dukungan dihentikan.
Penghentian dukungan tersebut berlaku untuk dua aplikasi, yaitu WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business. Artinya, pembatasan tidak hanya menyasar pengguna pribadi, tetapi juga pemilik usaha yang memakai WhatsApp Business untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Selama ponsel belum menggunakan Android 6.0 atau versi yang lebih baru, aplikasi akan berada di luar persyaratan sistem minimum yang ditetapkan WhatsApp mulai Oktober 2026.
Perubahan ini menjadikan versi Android sebagai hal penting yang perlu diperiksa oleh setiap pengguna. Pengecekan dapat dilakukan melalui menu pengaturan ponsel, biasanya pada bagian informasi perangkat atau pembaruan sistem. Jika perangkat masih menjalankan Android 5.0 atau Android 5.1, pengguna perlu mempertimbangkan apakah tersedia pembaruan resmi menuju Android 6.0 atau versi lebih baru. Apabila pembaruan tidak tersedia, akses ke WhatsApp Messenger maupun WhatsApp Business akan terpengaruh ketika kebijakan mulai berlaku.
Pengguna sebaiknya tidak menunggu hingga aplikasi berhenti berfungsi untuk mengambil langkah. Memeriksa versi sistem sejak awal dapat membantu menentukan pilihan yang sesuai, termasuk memperbarui perangkat lunak apabila tersedia atau menyiapkan ponsel yang kompatibel. Langkah ini juga memberi kesempatan untuk memastikan percakapan dan data penting tetap tersimpan sebelum dukungan berakhir. Dengan demikian, pengguna dapat mengurangi risiko kehilangan akses komunikasi ketika WhatsApp menerapkan batas minimum Android 6.0 pada Oktober 2026.
Keputusan WhatsApp untuk mengakhiri kompatibilitas dengan sebagian perangkat lama berkaitan dengan perkembangan aplikasi yang terus berlangsung. Platform tersebut secara berkala menghadirkan fitur baru yang membutuhkan kemampuan sistem operasi lebih modern agar dapat berjalan dengan baik. Seiring meningkatnya kebutuhan aplikasi, perangkat dengan sistem operasi lama tidak lagi selalu mampu mendukung pembaruan secara optimal. Kondisi ini menjadi salah satu dasar bagi WhatsApp untuk meninjau kembali perangkat yang masih dapat menggunakan layanannya.
Dukungan terhadap perangkat lawas juga dinilai dapat membatasi ruang pengembangan aplikasi. Ketika aplikasi harus tetap menyesuaikan diri dengan berbagai sistem operasi lama, proses menghadirkan fitur baru dapat menjadi lebih terbatas. Pengakhiran kompatibilitas memungkinkan pengembangan WhatsApp lebih berfokus pada sistem operasi yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan fitur saat ini. Kebijakan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan perangkat menjalankan aplikasi, tetapi juga dengan keberlanjutan pengembangan layanan.
Aspek keamanan turut menjadi pertimbangan dalam kebijakan ini. Sistem operasi lama dapat memiliki keterbatasan dalam menerima pembaruan dan mendukung kebutuhan keamanan terbaru. Dengan menghentikan dukungan pada perangkat tertentu, WhatsApp dapat menjaga agar layanannya tetap dikembangkan dalam lingkungan sistem operasi yang lebih mendukung. Berdasarkan informasi yang tersedia, aplikasi mulai tidak dapat digunakan sejak 8 September, sementara pemberitaan mengenai penghentian dukungan menyebutkan waktu pada Oktober 2026. Pengguna perangkat lama perlu memperhatikan informasi tersebut untuk memahami masa berlakunya akses, tanpa mengabaikan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari penyesuaian aplikasi terhadap kebutuhan fitur dan keamanan yang terus berkembang.
Beberapa ponsel Android yang dikenal luas disebut termasuk perangkat yang terdampak penghentian dukungan WhatsApp mulai Oktober 2026. Contohnya adalah Sony Xperia Z1, Samsung Galaxy S4, dan Samsung Galaxy Note 3. Ketiga model tersebut dirilis pada masa ketika Android masih berkembang dengan cepat, sehingga kemampuan sistem dan keamanannya kini tidak lagi memenuhi persyaratan aplikasi terbaru. Daftar itu tidak hanya terbatas pada tiga perangkat tersebut. Ponsel lain yang menjalankan sistem operasi di bawah Android 6.0 juga masuk dalam kategori yang berpotensi tidak lagi menerima dukungan. Pengguna sebaiknya memeriksa versi Android melalui menu pengaturan perangkat untuk memastikan status ponselnya.
WhatsApp mulai mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna yang terdampak melalui aplikasi. Notifikasi tersebut menjadi pengingat agar pengguna tidak menunda pemindahan data, terutama jika percakapan berisi informasi penting, foto, video, atau dokumen pekerjaan. Sebelum dukungan berakhir, langkah utama yang disarankan adalah mencadangkan riwayat chat. Pencadangan dapat dilakukan melalui Google Drive dengan membuka WhatsApp, masuk ke menu pengaturan, memilih bagian Chat, lalu membuka opsi Cadangan chat. Dari sana, pengguna dapat memilih akun Google, menentukan frekuensi pencadangan, dan menekan perintah untuk membuat cadangan secara langsung.
Selain penyimpanan awan, pengguna dapat memanfaatkan cadangan lokal yang tersimpan di memori internal ponsel. File cadangan tersebut perlu ditemukan pada folder WhatsApp yang sesuai, kemudian dipindahkan secara manual ke perangkat baru menggunakan kabel data, kartu memori, atau komputer. Setelah memakai ponsel dengan spesifikasi dan sistem operasi yang memenuhi syarat, pengguna dapat memasang WhatsApp, memverifikasi nomor yang sama, dan mengikuti instruksi pemulihan. Jika cadangan terbaca dengan benar, chat, media, serta dokumen dapat dikembalikan ke perangkat baru. Memastikan akun Google, nomor telepon, dan ruang penyimpanan tetap tersedia akan membantu proses pemulihan berjalan lebih lancar.
Perubahan dukungan WhatsApp yang berlaku mulai Oktober 2026 relatif tidak berdampak pada sebagian besar pengguna iPhone. Layanan ini masih dapat digunakan pada perangkat yang menjalankan iOS 15.1 atau versi yang lebih baru. Artinya, pemilik iPhone yang memenuhi persyaratan sistem tersebut tidak perlu melakukan perubahan khusus selama perangkat dan aplikasinya tetap diperbarui. Dukungan ini juga mencakup iPad yang menggunakan iPadOS 15.1 atau versi di atasnya, sehingga pengguna tablet Apple dengan sistem operasi yang sesuai masih dapat mengakses WhatsApp seperti biasa.
Meski demikian, terdapat pengecualian penting bagi pengguna iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Kedua model tersebut hanya mendukung pembaruan hingga iOS 12. Karena versi sistem operasinya berada di bawah batas minimum yang ditetapkan, perangkat tersebut tidak lagi memenuhi persyaratan untuk menjalankan WhatsApp setelah perubahan dukungan diterapkan. Keterbatasan ini bukan sekadar persoalan memperbarui aplikasi, sebab perangkat terkait memang tidak dapat memasang iOS 15.1 atau versi yang lebih baru.
Pemilik iPhone 6 dan iPhone 6 Plus perlu mempertimbangkan penggantian perangkat apabila ingin tetap memakai layanan WhatsApp. Beralih ke iPhone yang lebih baru dengan dukungan iOS sesuai menjadi langkah yang diperlukan agar aplikasi tetap dapat digunakan dan menerima pembaruan keamanan maupun fitur. Sebelum membeli perangkat pengganti, pengguna sebaiknya memastikan versi sistem operasi yang didukung memenuhi persyaratan WhatsApp. Sementara itu, pengguna iPhone dan iPad yang sudah menjalankan iOS 15.1 atau iPadOS 15.1, maupun versi sesudahnya, dapat terus menggunakan layanan tanpa terdampak langsung oleh penghentian dukungan untuk ponsel lawas tersebut.






