Fortu Digital Tawarkan Kemitraan Layar Digital bagi Pengusaha Percetakan

Fortu Digital Tawarkan Kemitraan Layar Digital bagi Pengusaha Percetakan

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Bisnis digital printing selama ini banyak bertumpu pada pesanan satu kali. Produk seperti spanduk atau banner umumnya dibuat untuk mendukung kebutuhan promosi tertentu, misalnya peluncuran produk, pembukaan toko, program penjualan, atau kegiatan yang berlangsung dalam waktu terbatas. Setelah materi promosi selesai digunakan, pesanan tersebut biasanya tidak berlanjut secara berkala. Bagi pemilik usaha percetakan, pola ini membuat pemasukan sangat bergantung pada datangnya proyek baru.

Ketergantungan pada pesanan sesekali menempatkan keberlanjutan pendapatan sebagai persoalan utama. Setiap periode, pengusaha perlu kembali mencari pelanggan, menerima permintaan baru, dan menunggu adanya kebutuhan promosi berikutnya. Ketika jumlah pesanan menurun, arus pemasukan ikut terpengaruh karena tidak terdapat penggunaan berulang yang secara otomatis menghasilkan pekerjaan. Kondisi tersebut menjadikan hubungan bisnis dengan pelanggan cenderung berakhir setelah spanduk atau banner selesai diproduksi dan dipasang.

Persoalan itu semakin terasa ketika pemilik merek mulai mengalihkan sebagian anggaran promosi ke media layar digital. Media tersebut menawarkan cara penyampaian pesan yang berbeda karena materi promosi dapat ditampilkan melalui layar dan disesuaikan dengan kebutuhan komunikasi merek. Perubahan pilihan media ini dapat mengurangi porsi anggaran yang sebelumnya digunakan untuk mencetak spanduk atau banner. Akibatnya, pengusaha percetakan menghadapi tantangan untuk mempertahankan pendapatan di tengah perubahan pola promosi. Mereka tidak hanya perlu memperoleh pesanan cetak baru, tetapi juga menghadapi kebutuhan untuk membangun sumber pemasukan yang lebih berkelanjutan. Jika pola pesanan satu kali terus menjadi tumpuan, perubahan anggaran promosi dapat semakin memperbesar ketidakpastian pendapatan dan memengaruhi kesinambungan usaha digital printing.

Perubahan kebutuhan komunikasi visual mendorong PT Fortu Digital Teknologi, atau Fortu Digital, melihat peluang baru bagi pengusaha percetakan dan digital printing. Ketika klien tidak lagi hanya membutuhkan hasil cetak sekali pakai, pelaku usaha dapat memperluas layanan melalui perangkat layar yang mendukung penyampaian informasi secara dinamis. Pendekatan tersebut membuka ruang bagi percetakan untuk berperan sebagai penyedia solusi komunikasi visual, bukan sekadar produsen materi promosi.

Peluang itu diperkenalkan Fortu Digital dalam Allprint Expo 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 7–10 Oktober 2026. Kehadiran perusahaan teknologi visual tersebut menjadi sarana untuk mempertemukan pengembangan teknologi layar dengan jaringan pelaku industri percetakan. Dalam kesempatan itu, Fortu Digital memperkenalkan beberapa solusi, yakni digital signage, interactive flat panel (IFP), dan videotron.

Melalui skema kemitraan, pengusaha percetakan dapat menambahkan portofolio produk serta layanan tanpa meninggalkan kompetensi yang telah dimiliki. Digital signage dapat digunakan untuk menyampaikan promosi, informasi, atau petunjuk di berbagai lokasi. IFP mendukung kebutuhan presentasi, kolaborasi, dan pembelajaran interaktif, sedangkan videotron dapat dimanfaatkan untuk komunikasi visual berukuran besar di ruang publik maupun area komersial. Setiap perangkat dapat ditawarkan sesuai kebutuhan dan karakteristik klien.

Fortu Digital juga mendorong mitra membangun sumber pendapatan baru dari layanan berkelanjutan. Polanya mengubah transaksi yang sebelumnya bersifat putus menjadi hubungan layanan yang terus berjalan. Setelah perangkat terpasang, pengusaha percetakan dapat membantu klien memperbarui konten secara berkala, mengelola materi tayangan, serta menyesuaikan pesan berdasarkan program atau periode promosi. Dengan demikian, nilai kemitraan tidak berhenti pada penjualan perangkat, tetapi berkembang melalui pendampingan dan pengelolaan komunikasi visual dalam jangka panjang.

CEO Fortu Digital, Jovian Alvin, melihat pengusaha digital printing sebagai pihak yang telah memiliki modal penting untuk mengembangkan layanan layar digital, yaitu kepercayaan klien. Hubungan yang dibangun melalui pekerjaan cetak, komunikasi rutin, dan pemenuhan kebutuhan promosi membuat pengusaha percetakan memiliki akses serta pemahaman terhadap kebutuhan bisnis di wilayahnya. Menurut pandangan tersebut, kepercayaan ini tidak berhenti sebagai keuntungan dari pesanan yang datang sesekali, tetapi dapat menjadi dasar untuk menawarkan solusi digital yang lebih berkelanjutan kepada pelanggan.

Makna kemitraan yang ditawarkan Fortu Digital adalah membantu mengubah hubungan berbasis pesanan satu kali menjadi hubungan layanan yang berlangsung secara berkelanjutan. Pengusaha percetakan tetap dapat memanfaatkan kedekatan dan relasi yang sudah dimiliki dengan klien, sekaligus memperluas penawaran melalui produk layar digital. Dengan demikian, kemitraan tidak semata-mata menghadirkan jenis produk baru, melainkan membuka peluang bagi mitra untuk memberikan layanan yang lebih relevan terhadap kebutuhan komunikasi visual pelanggan.

Memasuki bisnis layar digital, pengusaha percetakan biasanya menghadapi sejumlah tantangan teknis. Pemilihan perangkat yang sesuai, proses instalasi, serta penanganan layanan purnajual memerlukan pengetahuan dan dukungan khusus. Tantangan tersebut dapat menjadi pertimbangan ketika pelaku usaha ingin memperluas bisnis di luar layanan percetakan. Dalam skema yang ditawarkan, mitra berfokus pada penjualan dan pengelolaan relasi dengan klien di wilayah masing-masing. Fortu Digital menopang sisi teknis dengan menyediakan produk serta dukungan teknis. Pembagian peran ini memungkinkan pengusaha percetakan memanfaatkan kekuatan utamanya dalam membangun kepercayaan dan menjangkau pelanggan, sementara kebutuhan terkait produk dan aspek teknis didukung oleh Fortu Digital. Skema tersebut menempatkan pengalaman mitra di lapangan dan kapabilitas teknis penyedia sebagai dua unsur yang saling melengkapi.

Fortu Digital memiliki jejak operasional di Jakarta, Medan, dan Bali. Kehadiran di tiga wilayah tersebut memberi perusahaan pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan bisnis, karakter pasar, serta tantangan implementasi layar digital di berbagai daerah. Selama menjalankan layanannya, Fortu Digital telah melayani klien dari beragam sektor, sehingga pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting bagi pengusaha percetakan yang ingin memperluas penawaran kepada pelanggan.

Portofolio di sektor perhotelan mencakup The Westin, Hotel Tentrem, dan Grand Mercure. Pengalaman bersama sejumlah hotel tersebut menunjukkan penerapan solusi digital pada lingkungan yang menuntut tampilan informatif, representatif, dan selaras dengan standar pengalaman tamu. Di sektor kesehatan, Fortu Digital mencatat RS Mitra Keluarga sebagai salah satu klien. Sementara itu, portofolio korporasi meliputi PT PLN, Honda Motors, dan PT Denso Indonesia.

Ragam klien itu dapat menjadi referensi bagi calon mitra ketika menyusun penawaran untuk pelanggan dengan kebutuhan serupa. Pengusaha percetakan dapat memanfaatkan rekam pengalaman Fortu Digital sebagai bahan pembicaraan awal, baik saat menyasar hotel, fasilitas kesehatan, maupun perusahaan korporasi. Dengan demikian, solusi layar digital tidak hanya ditawarkan sebagai produk, tetapi juga sebagai layanan yang memiliki dukungan pengalaman pada sektor terkait.

Jovian menyampaikan bahwa Fortu Digital ingin tumbuh bersama mitra di banyak kota. Menurutnya, mitra memiliki pemahaman terhadap pasar lokal, hubungan dengan calon pelanggan, serta pengetahuan mengenai karakter kebutuhan di wilayah masing-masing. Fortu Digital kemudian mendukung aspek produk dan teknis, termasuk penyediaan solusi serta pendampingan yang diperlukan dalam proses penawaran dan penerapan. Pola kerja ini diharapkan membantu mitra menghadirkan layanan yang lebih relevan tanpa harus membangun seluruh kapabilitas teknis secara mandiri.

Pengusaha yang ingin mengenal lebih jauh peluang kemitraan tersebut dapat menemui Fortu Digital di booth B3L008, Hall B3, selama Allprint Expo 2026 berlangsung. Pertemuan di pameran dapat menjadi kesempatan untuk mendiskusikan potensi pasar, model kerja sama, serta kebutuhan solusi layar digital bagi pelanggan di masing-masing daerah.