Sara Wijayanto dan Demian Aditya Sepakat Menjalani Jalan Masing-Masing

Sara Wijayanto dan Demian Aditya Sepakat Menjalani Jalan Masing-Masing

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Sara Wijayanto dan Demian Aditya menyampaikan keputusan untuk mengakhiri hubungan mereka setelah melewati perjalanan panjang bersama. Keduanya memilih untuk berpisah secara baik-baik dan menjalani kehidupan dengan arah masing-masing. Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial yang ditujukan kepada para penggemar tayangan YouTube yang selama ini dipandu oleh Sara.

Dalam unggahan itu, Sara menjelaskan bahwa keputusan untuk berpisah bukanlah hal yang mudah. Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa langkah itu telah dipertimbangkan dengan matang, terutama setelah keduanya beberapa kali berusaha mempertahankan hubungan. Sara juga menyampaikan pesan kepada para penggemar agar memahami keputusan yang diambil tanpa mengurangi penghargaan terhadap perjalanan yang telah mereka lalui bersama.

Demian turut menyampaikan pandangannya mengenai keputusan tersebut. Ia mengatakan bahwa keduanya akhirnya sepakat untuk “berjalan masing-masing”. Ungkapan itu menggambarkan kesepahaman Sara dan Demian untuk menata kehidupan secara terpisah, tanpa menyampaikan perpisahan dalam suasana yang saling menyalahkan. Keduanya tampak berupaya menyampaikan kabar tersebut dengan tenang dan penuh pertimbangan.

Keputusan ini sekaligus menandai perubahan dalam hubungan dua figur yang selama bertahun-tahun dikenal publik melalui berbagai aktivitas, termasuk konten digital dan tayangan YouTube. Sara dan Demian tidak menjadikan perpisahan sebagai alasan untuk menghapus perjalanan masa lalu, melainkan memilih menghormati pengalaman yang pernah dibangun bersama. Melalui pesan yang dibagikan, mereka berharap penggemar dapat menerima keputusan tersebut dan memberikan ruang bagi masing-masing untuk melanjutkan kehidupan.

Sara Wijayanto dan Demian Aditya menegaskan bahwa keputusan untuk menjalani jalan masing-masing tidak dipicu oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kehadiran orang ketiga. Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai dugaan yang mungkin muncul setelah kabar mengenai perubahan dalam hubungan mereka diketahui publik. Keduanya berusaha menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari perjalanan pribadi dan relasi yang telah mereka jalani bersama.

Demian secara khusus menyampaikan bahwa tidak terdapat KDRT atau bentuk kekerasan apa pun dalam rumah tangga mereka. Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa perpisahan terjadi karena adanya perlakuan kasar, konflik yang membahayakan, atau masalah serupa. Ia juga menekankan bahwa tidak ada pihak lain yang menjadi penyebab keputusan tersebut. Dengan demikian, publik diminta untuk tidak mengaitkan perubahan hubungan mereka dengan isu perselingkuhan atau hadirnya orang ketiga.

Di balik keputusan untuk berpisah, Sara dan Demian tetap menyimpan rasa cinta, penghargaan, serta penghormatan satu sama lain. Hubungan mereka tidak serta-merta kehilangan makna hanya karena bentuknya mengalami perubahan. Keduanya memilih untuk mengutamakan komunikasi dan sikap saling menghargai, sehingga proses tersebut dapat dijalani dengan tenang tanpa saling menjatuhkan.

Sara juga menyampaikan bahwa mereka tetap merupakan sebuah unit keluarga. Pernyataan itu menunjukkan bahwa ikatan yang telah dibangun selama ini tidak dipandang selesai begitu saja, terutama dalam hal kedekatan emosional dan tanggung jawab sebagai keluarga. Bagi Sara, perpisahan tidak harus berakhir dengan permusuhan. Mereka tetap dapat menjaga hubungan yang baik, memberikan ruang bagi pilihan masing-masing, dan menghormati perjalanan baru yang akan dijalani. Sikap tersebut menjadi penegasan bahwa berakhirnya sebuah bentuk hubungan bukan berarti hilangnya kepedulian, kasih sayang, maupun rasa hormat di keduanya.

Perpisahan Sara Wijayanto dan Demian Aditya tidak hanya membawa perubahan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga memengaruhi pola kerja sama profesional keduanya. Salah satu perubahan yang disampaikan berkaitan dengan keterlibatan Demian dalam produksi konten misteri yang selama ini dikerjakan bersama melalui kanal YouTube mereka. Demian menjelaskan bahwa dirinya akan mundur dari tim yang menangani konten tersebut. Keputusan ini menandai berakhirnya keterlibatan langsungnya dalam proses penggarapan materi misteri di kanal yang selama ini menjadi ruang kerja sama mereka.

Perubahan tersebut tidak serta-merta menghapus perjalanan profesional yang telah dibangun Sara dan Demian. Keduanya sebelumnya dikenal bekerja bersama dalam menghadirkan konten bertema misteri kepada penonton. Namun, setelah sepakat menjalani jalan masing-masing, pembagian peran dan arah pekerjaan pun mengalami penyesuaian. Sara akan melanjutkan aktivitasnya sesuai jalur yang dipilih, sementara Demian tidak lagi menjadi bagian dari tim yang menggarap konten misteri di kanal tersebut. Penjelasan ini memberikan gambaran bahwa keputusan untuk berpisah turut diikuti dengan penataan ulang kerja sama profesional.

Melalui akun resmi kanal tersebut, Demian juga telah memperkenalkan sebuah entitas bisnis baru. Berdasarkan informasi yang disampaikan, entitas itu tampaknya akan dipimpin sepenuhnya oleh Demian. Perkenalan tersebut menjadi penanda adanya aktivitas profesional baru yang berjalan di luar pola kerja sama sebelumnya, meskipun rincian lebih lanjut mengenai bisnis tersebut belum disampaikan dalam bahan yang tersedia. Karena itu, informasi mengenai arah dan bentuk kegiatannya masih perlu menunggu penjelasan berikutnya dari pihak terkait.

Walaupun tidak lagi bekerja bersama dalam tim konten misteri, hubungan Sara dan Demian tetap terjaga dengan baik. Keduanya menegaskan bahwa mereka masih berhubungan sebagai keluarga, hanya dalam bentuk yang berbeda. Dengan demikian, perubahan kerja sama profesional tidak berarti menghilangkan rasa saling menghormati atau hubungan baik yang telah ada di mereka.

Pernyataan mengenai keputusan Sara Wijayanto dan Demian Aditya untuk menjalani jalan masing-masing disampaikan setelah Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Sara terhadap Demian. Putusan tersebut dibacakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, melalui mekanisme verstek, yakni putusan yang dijatuhkan ketika pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan meskipun telah dipanggil secara patut.

Majelis hakim menjatuhkan putusan secara verstek karena Demian tidak menghadiri dua agenda persidangan secara berturut-turut. Dengan ketidakhadiran tersebut, proses pemeriksaan perkara tetap dilanjutkan berdasarkan dokumen serta alat bukti yang disampaikan oleh pihak Sara. Keputusan itu sekaligus menjadi dasar hukum bagi keduanya untuk menjalani kehidupan secara terpisah setelah proses perceraian diputus pengadilan.

Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, menjelaskan bahwa dalam persidangan Sara telah menyerahkan dokumen-dokumen administrasi yang diperlukan. Ia juga menghadirkan saksi sebagai alat bukti untuk mendukung dalil-dalil dalam gugatan. Menurut penjelasan tersebut, keterangan saksi merupakan salah satu unsur penting dalam perkara perceraian di pengadilan agama karena dapat membantu majelis hakim memahami kondisi serta alasan yang melatarbelakangi permohonan perceraian.

Sara Wijayanto dan Demian Aditya menikah pada 22 Mei 2014. Selama berumah tangga, keduanya dikenal sebagai pasangan konten kreator yang kerap bekerja bersama dalam berbagai produksi. Gugatan cerai tersebut kemudian didaftarkan Sara ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dengan sidang perdana berlangsung pada 24 September 2026. Rangkaian proses persidangan itu berakhir dengan dikabulkannya gugatan Sara melalui putusan verstek pada 8 Oktober 2026.